It Just Feels Like a Broken Hearted

Patah hati itu bisa karena dua hal, diputusin atau mutusin. Yang paling berat kadar kesakitannya pasti yang diputusin. Saya belum pernah merasakan yang jenis ini. Jadi kalau ada yang bilang patah hati itu sakitnya luar biasa, terus terang saya kurang paham. Bukan karena saya ngga pernah patah hati tapi karena saya belum pernah diputusin. Ini lantaran sifat saya yang impulsif dan lumayan emosional sehingga setiap kali berkonflik dengan pasangan selalu saya yang minta putus.

Tapi jangan salah, urusan putus-memutus juga bikin sakit, lho. Sakit banget malah! Saya pernah mengalami syndrome itu. Sedih dan melow berkepanjangan. Itu terjadi waktu saya mutusin cinta pertama saya. Alasannya karena saya ngga ingin menyakiti hatinya untuk kesekian kalinya.

*Ceile, masa sih? Baca lebih lanjut

A Journal of “A Hundred Million Dreams”

pp novBermula pada 6 Februari 2015, memantapkan hati untuk menulis novel mengenai penyakit kanker (payudara). Misinya adalah membangun kesadaran publik terhadap penyakit tersebut dan menyebarluaskan informasi terkait gaya hidup sehat. Ini seperti projek sosial pribadi 🙂

Sepanjang perjalanan penulisan novel saya mendapatkan sejumlah insight terkait teknik-teknik penulisan, mood yang naik turun, writers block, pencerahan dsb. Semuanya saya tuliskan dalam bentuk jurnal.

Jadi proses penulisan novel ini saya ibaratkan seperti berlayar: Memulainya dengan bersemangat, mengalami mabuk laut dan mual-mual hingga rasanya ingin kembali saja, tapi menikmati keseluruhan prosesnya.

* Your passion is your fuel of life
Saya mencintai dunia penulisan dan kecintaan saya itu yang membuat saya terus bergerak, meski terkadang melambat, tapi saya nggak akan berhenti sebelum mencapai finish. Baca lebih lanjut

Terapi Kanker Payudara, Jangan Coba-Coba

2013-BCA-Early-Detection-LogoKanker payudara merupakan momok bagi setiap perempuan. Bukan cuma lantaran risiko kematiannya, namun juga bayangan pengobatannya yang tidak nyaman. Kondisi itu yang membuat pasien kanker payudara mencoba peruntungan dengan memilih pengobatan alternatif. Padahal keputusan tersebut kerap berakibat fatal.

*****

Kokom, 52 tahun, duduk gelisah di ruang tunggu RSUD Bogor, menunggu panggilan pemeriksaan biopsi. Setahun lalu, ada benjolan di payudara kirinya. Namun lantaran takut dioperasi, ia menolak pengobatan medis dan memilih pengobatan alternatif menggunakan air doa dan pijat dengan biaya sukarela. Ia tertarik mencoba lantaran mendengar banyak cerita kesembuhan pasien dengan berbagai penyakit berkat terapi tersebut.

Awalnya, benjolan di payudara Kokom cuma sebesar kacang tanah tapi lama-kelamaan membesar hingga mengelilingi bagian puting payudaranya. Setelah setahun berobat tanpa perbaikan, akhirnya Kokom pun memutuskan memeriksakan diri ke dokter.

Sementara itu, di dalam ruang periksa, dr. Bayu Brahma Sp.B (K) Onk. tengah bersiap melakukan biopsi terhadap Kokom guna mendapatkan sampel jaringan benjolan di payudaranya. Menurut ahli bedah onkologi yang juga praktik di RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat ini, biopsi merupakan prosedur awal yang sebaiknya dilakukan pada setiap benjolan. “Jangan langsung main operasi,” tutur dia. Baca lebih lanjut

Pembantaian Tengah Malam

aurora
Lelaki bersenjata itu terus memuntahkan ratusan peluru ke arah ratusan penonton yang sedang menyaksikan film sekuel terakhir Trilogi Batman, “The Dark Knight Rises” di Bioskop Aurora, Colorado AS. Ia berlagak layaknya Joker yang hendak menghabisi musuh-musuhnya, membunuh tanpa ampun dan tanpa belas kasihan. Apa yang membuat pelaku melakukan aksi brutal tersebut? Apakah ini hanyalah kegilaan yang tak memerlukan alasan ataukah ada motif tertentu?

****

James Holmes memutar tombol pengatur suara tape di kamar apartemennya mendekati maksimal. Ia tak hirau jika hingar-bingar suara musik bisa mengganggu para penghuni apartemen lainnya yang tengah tertidur lelap. Padahal saat itu sudah menjelang tengah malam. Ia sedang bersiap-siap untuk pergi menonton midnight show film “The Dark Knight Rises “.

Holmes memang penggemar serial superhero terutama Batman, sehingga ia tentu saja tak akan melewatkan pertunjukan perdana film tokoh idolanya tersebut yang malam ini akan diputar di Bioskop Aurora. Kamarnya pun dipenuhi aneka poster dan aksesori superhero bertopeng tersebut. Baca lebih lanjut